Truk Pengangkut Mobil Minibus Terjun ke Jurang di Ketambe, Evakuasi Terkendala Medan Curam

ANTERO NEWS NETWORK

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 00:45 WIB

50324 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Sebuah truk trado jenis coltdiesel yang dilengkapi peralatan derek ditemukan terkapar setelah terjun bebas ke jurang di kawasan pegunungan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Minggu (7/9/2025) pagi.

Truk dengan nomor polisi BM 9331 SH itu diketahui merupakan kendaraan khusus yang dirancang untuk mengangkut mobil lain. Saat insiden terjadi, truk tersebut sedang membawa satu unit mobil minibus. Hingga kini, kepemilikan truk masih belum dapat dipastikan oleh pihak berwenang.

Seorang warga setempat, Suardi, yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, menyebutkan bahwa peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB. Ia menjadi saksi mata ketika truk besar tersebut kehilangan kendali di tanjakan curam dan akhirnya terjun ke jurang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Truk itu sedang mengangkut mobil minibus. Dari jauh kelihatan oleng, lalu tiba-tiba langsung terjun ke bawah. Lokasi ini memang rawan karena tanjakannya tinggi dan panjang,” kata Suardi.

Menurut warga lainnya, Win Seldok, jalur di kawasan Ketambe memang kerap memakan korban. Ia menuturkan, insiden serupa pernah terjadi pada tahun 2023, ketika sebuah truk pengangkut sepeda motor milik showroom terperosok ke jurang dengan kedalaman hampir 200 meter.

“Waktu itu ada 30 unit motor yang dibawa. Setelah terjun ke jurang, hanya delapan unit yang bisa diselamatkan. Sisanya hancur. Jalur ini memang berbahaya sekali,” ungkap Win.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama warga masih berusaha melakukan evakuasi kendaraan yang terperosok. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Kondisi cuaca di sekitar lokasi yang berkabut serta akses jalan yang sempit menyulitkan proses evakuasi.

Ketambe dikenal sebagai salah satu pintu masuk wisata Taman Nasional Gunung Leuser yang ramai dilalui kendaraan besar maupun wisatawan. Namun, jalur pegunungan dengan kontur terjal dan berliku kerap menjadi tantangan bagi sopir, terlebih kendaraan pengangkut bermuatan berat.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah antisipasi, baik melalui perbaikan infrastruktur maupun peningkatan pengawasan lalu lintas di kawasan rawan kecelakaan tersebut.

Laporan : Deni Affaldi

Berita Terkait

Dituding Proyek Tak Bermanfaat, Jalan Rabat Beton Lawe Mantik Justru Dipakai Warga dan Layak Fungsi
Simpan Sabu di Kantong Plastik Hitam, Petani di Aceh Tenggara Diringkus Polisi Saat Sedang di Kebun
Penggerebekan di Desa Kisam Lestari, Satresnarkoba Temukan Narkotika Disembunyikan di Tumpukan Sampah
Dari Tidur Nyenyak ke Aksi Heroik: Kisah Warga dan Kapolsek Lawe Alas dalam Memadamkan Api di Aceh Tenggara
Bupati Aceh Tenggara Harap Kakao Lokal Makin Berdaya Saing, Kontes Jadi Langkah Strategis Pembinaan Petani
80 Ribu Gerai Direncanakan Terbangun, Aceh Tenggara Ambil Bagian Lewat Perapat Hulu dan Tanah Merah
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Peredaran Sabu oleh Warga Lawe Hijo
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Tanggamus Lampung, 9 Rumah Rusak

Berita Terbaru