Dituding Proyek Tak Bermanfaat, Jalan Rabat Beton Lawe Mantik Justru Dipakai Warga dan Layak Fungsi

ANTERO NEWS NETWORK

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 22:39 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA – Isu panas kembali mencuat di media sosial. Sebuah unggahan yang menyoal dugaan penyelewengan Dana Desa di Kute Lawe Mantik, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, viral dan mengundang perhatian luas warganet. Dalam unggahan itu disebutkan proyek jalan rabat beton yang dikerjakan dengan anggaran Dana Desa Tahun 2025 tidak transparan, bahkan dituding menguntungkan pihak tertentu. Namun, hasil investigasi langsung dari sejumlah elemen, termasuk wartawan dan organisasi masyarakat sipil, membalikkan tuduhan tersebut. Realitas di lapangan memperlihatkan bahwa pengerjaan proyek desa itu tidak hanya sesuai aturan, tetapi bahkan melebihi volume yang dirancang dalam anggaran.

Proyek jalan rabat beton yang dituding sebagai proyek bermasalah itu ternyata merupakan program hasil musyawarah desa dan telah dimasukkan dalam dokumen resmi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) Lawe Mantik Tahun Anggaran 2025. Ketua Badan Permusyawaratan Kute (BPK) Lawe Mantik dalam keterangannya menegaskan, pelaksanaan proyek tersebut tidak melibatkan kepentingan pribadi siapa pun. Justru masyarakat sendiri yang menjadi pelaksana kegiatan dalam skema swakelola, dengan keterlibatan tenaga kerja lokal yang mengutamakan asas gotong royong. Beberapa warga bekerja sukarela tanpa upah, sementara lainnya diberikan upah sesuai upah harian yang tertuang dalam dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Kute Lawe Mantik menjelaskan bahwa dalam dokumen RAB, spesifikasi jalan yang direncanakan hanya mencakup 1 meter lebar dan 50 meter panjang. Namun berdasarkan kebutuhan serta pertimbangan manfaat bagi masyarakat, jalan tersebut akhirnya dibangun dengan volume nyaris dua kali lipat dari rencana: 1,5 meter lebar dan hampir 100 meter panjang. Seluruh pekerjaan tersebut dilakukan tanpa penambahan anggaran, dilakukan secara gotong royong, serta sepenuhnya transparan dan terdokumentasi. Ia juga menyebutkan bahwa tudingan “fiktif” adalah bentuk fitnah yang merugikan pihak desa dan para pekerja yang telah memberikan tenaga secara sukarela untuk kemajuan desanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah desa mengacu pada regulasi yang berlaku dalam setiap pelaksanaan anggaran Dana Desa, khususnya Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendesa PDTT) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022 yang masih relevan secara prinsipil hingga saat ini, serta Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2021 yang mensyaratkan minimal 40% Dana Desa digunakan untuk bantuan sosial, 20% untuk ketahanan pangan, dan sisanya untuk prioritas lainnya termasuk pembangunan infrastruktur desa. Selain itu, pelaksanaan kegiatan fisik seperti rabat beton diatur melalui mekanisme swakelola, sebagaimana tertuang dalam Permendagri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa serta Permendesa PDTT Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Dari hasil investigasi, diketahui bahwa proyek rabat beton ini merupakan bagian dari anggaran pelaksanaan fisik desa dengan total alokasi anggaran Rp257.770.000. Rinciannya antara lain: pembangunan jalan rabat beton sebesar Rp212.693.000, pengadaan lampu jalan Rp40.077.000, serta literasi hukum dan peraturan desa sebesar Rp5.000.000. Adapun total anggaran APBK Kute Lawe Mantik tahun 2025 mencapai Rp827.160.000, semuanya bersumber dari Dana Desa dan disusun sesuai peraturan perundang-undangan.

Menanggapi isu yang beredar, Penjabat Pengulu Kute Lawe Mantik, Lusiana Tamba, juga menekankan bahwa pihaknya tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi. “Kami tidak pernah menutup-nutupi. Semua tertulis, semua terdokumentasi. Jika ada temuan, kami sangat terbuka untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya, Rabu (12/11/2025). Ia menyatakan bahwa dokumen pendukung seperti RAB, foto dokumentasi, notulen musyawarah, dan laporan pertanggungjawaban siap dibuka oleh siapa pun sesuai dengan regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam insiden ini, Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) yang ikut menjalankan verifikasi data di lapangan menyampaikan kesimpulan yang memperkuat pernyataan dari aparat desa. Ketua LKGSAI, Saidul Amran, menyampaikan bahwa lembaganya bersama tim media dan masyarakat secara langsung meninjau fisik proyek dan mendapati tidak adanya pekerjaan fiktif yang dituding oleh pihak-pihak di media sosial. Tidak hanya proyek fisik itu nyata dan sesuai peruntukan, volume pengerjaan justru melampaui target. “Kami tidak menemukan penyimpangan. Tuduhan itu tidak berdasar. Jangan jadikan media sosial sebagai tempat menggiring opini jika belum ada bukti sah,” kata Saidul, dalam keterangan yang disampaikannya .

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga merekomendasikan agar Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kepolisian dan Kejaksaan segera mengambil peran untuk menyelidiki motif penyebaran informasi hoaks ini. Tujuannya bukan hanya untuk memberikan keadilan kepada pihak desa, tetapi juga untuk menjaga stabilitas sosial dan iklim kerja pemerintahan di tingkat kampung yang sedang gencar menjalankan program prioritas nasional. Menurutnya, penyebaran informasi palsu yang menyerang kehormatan penyelenggara pemerintahan desa bisa masuk ke dalam ranah pidana sesuai dengan ketentuan Pasal 27 ayat 3 jo. Pasal 45 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 19 Tahun 2016, yang menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja mendistribusikan informasi yang menyerang kehormatan atau nama baik bisa dipidana hingga 4 tahun penjara.

Hingga kini, pihak pemerintah desa tetap membuka ruang klarifikasi bagi siapa pun yang ingin mempertanyakan atau mengkritisi kebijakan dan program yang berjalan, sepanjang dilakukan sesuai kaidah hukum dan etika. Lusiana Tamba juga menyatakan telah melaporkan insiden ini ke kecamatan dan akan segera meminta pendampingan dan pengawasan lebih lanjut dari Inspektorat Kabupaten Aceh Tenggara agar ke depan tidak muncul opini liar yang merugikan upaya pembangunan desa.

Sementara Ketua BPK menegaskan, apabila ada pihak-pihak yang merasa memiliki bukti valid terkait dugaan penyelewengan dana desa, sebaiknya melapor secara resmi ke instansi seperti Kepolisian, Kejaksaan, maupun Inspektorat. Langkah itu jauh lebih terhormat dan konstruktif dibandingkan melempar tuduhan di jagat media sosial tanpa dasar yang jelas. “Silakan tempuh jalur hukum. Jangan seret masyarakat ke dalam konflik politik yang tersisa dari pilkades lalu. Sudah cukup desa kami terbelah demi ambisi pribadi,” tegasnya.

Kisruh yang timbul akibat arah informasi yang tidak akurat ini menjadi potret bagaimana opini bisa digiring dengan cepat di era digital ketika masyarakat tidak membiasakan diri untuk melakukan verifikasi sumber. Pemerintahan desa adalah bagian penting dari roda pemerintahan negara, yang tengah didorong untuk melaksanakan pembangunan berbasis partisipasi dan tata kelola yang akuntabel. Maka dari itu, sangat penting menjaga integritas informasi dan tidak menjadikan alat komunikasi seperti media sosial sebagai celah untuk intrik politik lokal yang merusak tatanan demokrasi tingkat desa.

Redaksi membuka diri terhadap hak jawab dan koreksi dari pihak-pihak terkait lainnya sesuai dengan prinsip jurnalistik yang berimbang dan sesuai kode etik. Pengawasan dan kebebasan informasi publik adalah hal yang dijamin konstitusi, namun harus dijalankan dengan tanggung jawab dan niat membangun.*** (TIM)

Berita Terkait

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika
Spanduk Ujaran Kebencian: Ancaman Nyata Bagi Stabilitas Sosial dan Kehormatan Demokrasi
Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan
Sat Narkoba Polres Agara Ungkap Jaringan Peredaran Ganja, 17,8 Kilogram Diamankan di Kecamatan Ketambe
Bentuk Penghargaan, Kapolres Aceh Tenggara Serahkan Plakat kepada Pimpinan Pers
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Media Tak Penuhi Kewajiban Koreksi Berita Tendensius
Kapolres Aceh Tenggara Ikuti Zoom Meeting dan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:54 WIB

Puluhan Mamak-Mamak Datangi Polsek Tanjung Morawa, Desak Polisi Segera Tangkap Gerombolan DP Cs

Senin, 6 Juli 2026 - 21:26 WIB

Resepsi Pernikahan Aura dan Rizki Berlangsung Penuh Kebahagiaan, Ratusan Tamu Undangan Doakan Semoga Menjadi Keluarga Yang Sakinah Mawaddah Warahmah

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:24 WIB

Gelar Jumat Sehat, Plt. Kepala Lapas Narkotika Langkat Pimpin Jalan Santai Sekaligus Kontrol Area Brandgang

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:04 WIB

Tingkatkan Jasmani dan Sportivitas WBP, Lapas Narkotika Langkat Resmi Buka Turnamen Mini Soccer “Plt KALAPAS CUP”

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:03 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut lakukan Pemeriksaan Lanjutan Warga Binaan Terkait Dugaan Kasus Love Scamming

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:33 WIB

Tingkatkan Motivasi dan Imunitas, Lapas Narkotika Langkat Gelar Apel Penghargaan Pegawai Teladan dan Pembagian Vitamin

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:59 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Narkotika Langkat Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan Blok Hunian

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:35 WIB

Tembus Rp7,08T, Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen pada 2025, Ditopang Produksi dan Efisiensi

Berita Terbaru

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

post 138000906

post 138000907

post 138000908

post 138000909

post 138000910

post 138000911

post 138000912

post 138000913

post 138000914

post 138000915

post 138000916

post 138000917

post 138000918

post 138000919

post 138000920

post 138000921

post 138000922

post 138000923

post 138000924

post 138000925

cuaca 228000631

cuaca 228000632

cuaca 228000633

cuaca 228000634

cuaca 228000635

cuaca 228000636

cuaca 228000637

cuaca 228000638

cuaca 228000639

cuaca 228000640

cuaca 228000641

cuaca 228000642

cuaca 228000643

cuaca 228000644

cuaca 228000645

cuaca 228000646

cuaca 228000647

cuaca 228000648

cuaca 228000649

cuaca 228000650

cuaca 228000651

cuaca 228000652

cuaca 228000653

cuaca 228000654

cuaca 228000655

cuaca 228000656

cuaca 228000657

cuaca 228000658

cuaca 228000659

cuaca 228000660

cuaca 228000661

cuaca 228000662

cuaca 228000663

cuaca 228000664

cuaca 228000665

cuaca 228000666

cuaca 228000667

cuaca 228000668

cuaca 228000669

cuaca 228000670

cuaca 228000671

cuaca 228000672

cuaca 228000673

cuaca 228000674

cuaca 228000675

cuaca 228000676

cuaca 228000677

cuaca 228000678

cuaca 228000679

cuaca 228000680

cuaca 228000681

cuaca 228000682

cuaca 228000683

cuaca 228000684

cuaca 228000685

cuaca 228000686

cuaca 228000687

cuaca 228000688

cuaca 228000689

cuaca 228000690

post 238000581

post 238000582

post 238000583

post 238000584

post 238000585

post 238000586

post 238000587

post 238000588

post 238000589

post 238000590

post 238000591

post 238000592

post 238000593

post 238000594

post 238000595

post 238000596

post 238000597

post 238000598

post 238000599

post 238000600

info 328000541

info 328000542

info 328000543

info 328000544

info 328000545

info 328000546

info 328000547

info 328000548

info 328000549

info 328000550

info 328000551

info 328000552

info 328000553

info 328000554

info 328000555

info 328000556

info 328000557

info 328000558

info 328000559

info 328000560

info 328000561

info 328000562

info 328000563

info 328000564

info 328000565

info 328000566

info 328000567

info 328000568

info 328000569

info 328000570

berita 428011451

berita 428011452

berita 428011453

berita 428011454

berita 428011455

berita 428011456

berita 428011457

berita 428011458

berita 428011459

berita 428011460

berita 428011461

berita 428011462

berita 428011463

berita 428011464

berita 428011465

berita 428011466

berita 428011467

berita 428011468

berita 428011469

berita 428011470

berita 428011471

berita 428011472

berita 428011473

berita 428011474

berita 428011475

berita 428011476

berita 428011477

berita 428011478

berita 428011479

berita 428011480

kajian 638000021

kajian 638000022

kajian 638000023

kajian 638000024

kajian 638000025

kajian 638000026

kajian 638000027

kajian 638000028

kajian 638000029

kajian 638000030

kajian 638000031

kajian 638000032

kajian 638000033

kajian 638000034

kajian 638000035

kajian 638000036

kajian 638000037

kajian 638000038

kajian 638000039

kajian 638000040

kajian 638000041

kajian 638000042

kajian 638000043

kajian 638000044

kajian 638000045

kajian 638000046

kajian 638000047

kajian 638000048

kajian 638000049

kajian 638000050

kajian 638000051

kajian 638000052

kajian 638000053

kajian 638000054

kajian 638000055

article 788000021

article 788000022

article 788000023

article 788000024

article 788000025

article 788000031

article 788000032

article 788000033

article 788000034

article 788000035

article 788000036

article 788000037

article 788000038

article 788000039

article 788000040

article 788000041

article 788000042

article 788000043

article 788000044

article 788000045

article 788000046

article 788000047

article 788000048

article 788000049

article 788000050

article 788000051

article 788000052

article 788000053

article 788000054

article 788000055

article 788000056

article 788000057

article 788000058

article 788000059

article 788000060

news-1701