80 Ribu Gerai Direncanakan Terbangun, Aceh Tenggara Ambil Bagian Lewat Perapat Hulu dan Tanah Merah

ANTERO NEWS NETWORK

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 23:37 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes/KDKMP) pada Jumat (17/10/2025) ba’da Jumat. Kegiatan ini berlangsung di Kompleks Dinas Pendidikan dan Kebudayaan UPTD Kecamatan Babussalam, tepatnya di Desa Perapat Hulu.

Pembangunan gerai tersebut merupakan bagian dari program nasional yang dirancang untuk membangun sebanyak 80.000 gerai serupa di seluruh Indonesia. Peletakan batu pertama dilakukan serentak melalui Zoom Meeting yang diikuti oleh seluruh daerah pelaksana, termasuk Kabupaten Aceh Tenggara. Di wilayah ini, dua lokasi dipilih sebagai titik pemancangan awal, yakni Desa Tanah Merah, Kecamatan Badar, dan Desa Perapat Hulu di Kecamatan Babussalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry menyampaikan harapan agar pembangunan gerai Kopdes ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya dalam sektor koperasi dan UMKM.

“Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan gerai ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat, terkhusus di Aceh Tenggara,” ujar Fakhry.

Menurutnya, pembangunan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang telah diinstruksikan Presiden Republik Indonesia. Pihaknya berkomitmen untuk segera menindaklanjuti arahan tersebut demi kesejahteraan masyarakat di daerah.

“Kami akan segera menindaklanjuti program yang sudah diinstruksikan oleh Presiden RI dan ini menjadi wujud nyata demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Ia turut menjelaskan bahwa bangunan gerai yang sedang dirintis memiliki ukuran 20×30 meter dengan harapan dapat digunakan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Peletakan batu pertama ini juga dihadiri sejumlah pejabat penting Kabupaten Aceh Tenggara, di antaranya Ketua DPRK, anggota DPRK Dian Reza Fahlevi, Kapolres Aceh Tenggara, Dandim 0108/Agara, Sekretaris Daerah, perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Mahkamah Syar’iyah, Ketua MAA terpilih Kasri Selian, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Turut hadir pula Branch Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kutacane, Camat Babussalam, para pejabat utama Kodim 0108/Agara, Kepala Desa Perapat Hulu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Kecamatan Babussalam, dan jajaran pengurus Koperasi Merah Putih.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Tenggara, Zul Fahmy, dalam keterangannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI atas komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui koperasi. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembangunan gerai sebagai langkah konkret menghadirkan pemerataan ekonomi desa.

Pembangunan gerai ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, tetapi juga sebagai ruang strategis pemberdayaan dan pelayanan bagi anggota masyarakat yang tergabung dalam koperasi desa. Pemerintah kabupaten mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan ini agar bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Laporan : Deni Affaldi

Berita Terkait

Dituding Proyek Tak Bermanfaat, Jalan Rabat Beton Lawe Mantik Justru Dipakai Warga dan Layak Fungsi
Simpan Sabu di Kantong Plastik Hitam, Petani di Aceh Tenggara Diringkus Polisi Saat Sedang di Kebun
Penggerebekan di Desa Kisam Lestari, Satresnarkoba Temukan Narkotika Disembunyikan di Tumpukan Sampah
Dari Tidur Nyenyak ke Aksi Heroik: Kisah Warga dan Kapolsek Lawe Alas dalam Memadamkan Api di Aceh Tenggara
Bupati Aceh Tenggara Harap Kakao Lokal Makin Berdaya Saing, Kontes Jadi Langkah Strategis Pembinaan Petani
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Peredaran Sabu oleh Warga Lawe Hijo
Pekerja Proyek SD Negeri Lawe Bekung Bekerja Seperti Zaman Pra-Kemerdekaan, Tanpa APD!
Hermansyah Janji Perbaiki Sistem dan Layanan RSUD Sahuddin, Stok Obat dan Ambulans Jadi Fokus

Berita Terbaru