Ketum HIMLAB RAYA JAKARTA ; Bupati Labusel Menghibur Rakyat, Jangan di Framing Negatif

ANTERO NEWS NETWORK

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 13:49 WIB

50161 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 September 2025 – Menanggapi beredarnya video yang menampilkan Bupati Labuhanbatu Selatan, Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu Raya (HIMLAB RAYA) Jakarta menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan dan seharusnya dilihat dari sudut pandang budaya serta kedekatan sosial antara pemimpin dan rakyat.

“Kami menilai video tersebut menunjukkan Bupati Fery sahputra sebagai pemimpin yang membumi dan dekat dengan masyarakat. Joget dan sawer dalam konteks acara hajatan adalah bagian dari budaya lokal yang mengandung makna, kebersamaan, dan kebahagiaan,” ujar Ketua Umum HIMLAB RAYA Jakarta.

HIMLAB RAYA Jakarta juga menyampaikan bahwa tindakan Bupati tidak mengandung unsur pelanggaran hukum maupun etika pemerintahan. Sebaliknya, Bupati hadir untuk memeriahkan suasana dan menjadi bagian dari kebahagiaan rakyatnya, tanpa memandang status sosial maupun jabatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak sedang membahas saweran dalam konteks pesta pora yang berlebihan, tapi ini adalah simbol empati dan keakraban. Tidak elok jika hal seperti ini dipelintir seolah menjadi tindakan tercela,” tambahnya.

Dalam potongan video yang viral di media sosial dan media daring. HIMLAB RAYA menilai bahwa tidak ada unsur glamorisasi atau pemborosan uang negara dalam aksi tersebut.

“Kita perlu paham konteks budaya. Di Sumatera Utara, terutama di daerah Labuhanbatu Selatan, memberi uang saweran dalam acara hajatan seperti pernikahan atau khitanan adalah bentuk penghargaan kepada tuan rumah dan bentuk partisipasi kebudayaan,” jelas M. Iqbal Husein.

HIMLAB RAYA Jakarta juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan media untuk bersikap lebih bijak dalam menyikapi viralnya sebuah video. “Jangan sampai budaya gotong royong dan kekerabatan kita dikikis oleh narasi-narasi yang dibangun tanpa pemahaman nilai lokal,” Ditutup dengan pertanyaan tersebut.

Salam Hormat
Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu
(HIMLAB) Raya Jakarta

M. Iqbal Husein

Berita Terkait

Skandal Dugaan Pemerasan: Evert Nunuhitu dan Musa Agung Gunakan LSM Fiktif untuk Mengintimidasi Perusahaan
Jejak Kuasa di Balik Grand Corruption Chromebook ala Nadiem
Kapolda Riau Luncurkan Green Satkamling

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:14 WIB

Menggugat HAM Sektoral di Bandung Raya: Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) Desak Pemerintah Selesaikan Krisis Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:16 WIB

Benteng Pancasila: Ustad Ismail Hasan (Eks Napiter) Berikrar Jaga Toleransi dan Tolak Segala Bentuk Ideologi Ekstrem

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:36 WIB

Cegah Anarkis Saat Hari HAM, Ketua Viking Campus Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Jabar

Jumat, 24 Oktober 2025 - 23:10 WIB

Kredit Fiktif dan Administrasi Buram: Benang Kusut Pengelolaan Koperasi Pasar Caringin Bandung

Sabtu, 6 September 2025 - 01:04 WIB

Wakil Wali Kota Bandung Ajak Warga Lindungi Diri dengan Bersedekah

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:36 WIB

Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Berita Terbaru